Karena hidup adalah pilihan.
Satu-satunya kesempatan untuk memilih dalam hidupku adalah ketika aku memilih untuk melanjutkan sekolah menengah atas di Yogyakarta.
Di detik-detik terakhir aku akhirnya memilih untuk melanjutakan sekolah di Jogja. Aku melepaskan kesempatan untuk masuk di salah satu sekolah cukup bergengsi di Purwokerto dan memilih sekolah biasa-biasa aja di Jogja.
Tapi ternyata tanpa aku sadari aku kembali di"stir" oleh orang sekitarku.
Aku memilih jurusan yang dikehendaki oleh orang sekitarku dan melanjutkan hidup dengan hampa.
Yes, hampa...
Tapi beruntungnya aku ketemu banyak orang yang menakjubkan dan dapat banyak sekali pelajaran dari mereka.
Sampai akhirnya aku kembali dihadapkan pada pilihan untuk masa depanku.
Saat ini aku bekerja disalah satu konsultan swasta di wilayah ibu kota. Jujur, aku gak betah dengan kondisi kerja seperti ini, rokok dimana-mana, banyak orang yang lepas dari tanggung jawab kerjanya, ada lagi aku gak bisa bedain mana uang "halal" dan mana yang bukan. Tapi gaji yang lumayan dan ada banyak teman yang tinggal disekitarku.
Dan tiba-tiba di siang itu, aku mendapatkan tawaran untuk bekerja di salah satu BUMN di daerah dengan gaji yang lebih rendah, jauh lebih renah dibandingkan dengan kerja di tempat aku sekarang. tapi gak ada rokok, para pekerjanya profesional, gak ada duit semu lagi dan yang buat sedih gak ada teman yang bisa diajak curht lagi, it's mean aku harus mencari teman baru lagi, beradaptasi lagi.
So, mana yang harus aku pilih?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar